BI Rate 2026 Naik Lagi, Sekarang Jadi Berapa?

22 Juni 2026

BI Rate 2026 Naik Lagi, Sekarang Jadi Berapa?

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%. Kenaikan BI Rate untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mengendalikan inflasi agar tetap stabil sesuai dengan target pemerintah.

Supaya kamu tidak cuma dengar angkanya tapi paham artinya, artikel ini akan menjelaskan secara sederhana.

Kenapa BI Rate Dinaikkan?

Ada dua alasan utama di balik keputusan ini:

  • Stabilisasi nilai tukar rupiah. Gejolak global termasuk konflik di Timur Tengah menekan rupiah lebih dalam dari perkiraan. Investor asing banyak yang menarik dananya dari Indonesia, sehingga rupiah melemah.
  • Jaga inflasi tetap terkendali. BI menargetkan inflasi 2026-2027 tetap di kisaran 2,5+-1%. Menaikkan suku bunga adalah cara klasik untuk meredam laju harga agar tidak melonjak.

Singkatnya: BI menaikkan suku bunga agar investor asing mau menaruh uangnya kembali di Indonesia, rupiah menguat, dan inflasi terjaga.

Dampaknya ke Kehidupan Finansial Kamu

1. Cicilan dan Kredit Berpotensi Ikut Naik

Ketika BI Rate naik, perbankan biasanya menyesuaikan suku bunga kredit mereka termasuk KPR, KKB, dan pinjaman konsumen. Jadi kalau kamu sedang punya cicilan atau berencana mengajukan pinjaman baru, ini patut kamu pertimbangkan lebih matang.

2. Imbal Hasil Investasi Berbasis Bunga Jadi Lebih Menarik

Naiknya BI Rate juga mendorong imbal hasil instrumen seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN) ikut meningkat. Ini kabar baik kamu yang sedang mencari instrumen investasi dengan imbal hasil lebih kompetitif di tengah ketidakpastian global.

3. Rupiah Diharapkan Lebih Stabil

Tujuan jangka pendek kebijakan ini adalah menarik masuknya kembali aliran investasi asing ke Indonesia. Jika berhasil, rupiah akan lebih stabil – yang berdampak positif ke harga barang impor dan daya beli masyarakat secara keseluruhan.

Kapan Efeknya Terasa?

Kebijakan moneter tidak langsung dirasakan seketika. Biasanya butuh 2-4 kuartal sebelum dampak penuhnya terasa di perekonomian riil. Tapi untuk pasar keuangan kurs rupiah dan imbal hasil instrumen investasi efeknya bisa lebih cepat terlihat.

Di Saat Suku Bunga Naik, Kembangkan Asetmu Lebih Cerdas

Momen suku bunga naik justru saat yang tepat untuk memastikan uang kamu bekerja lebih keras bukan hanya diam di rekening.

Salah satu caranya adalah dengan menjadi Lender di UangMe. Sebagai platform P2P Lending yang terdaftar dan diawasi OJK, UangMe mempertemukan kamu langsung dengan Borrower yang membutuhkan dana. Kamu bisa mulai mendanai dengan modal terjangkau dan mendapatkan imbal hasil yang kompetitif.

Kenapa pilih UangMe?

  • Imbal hasil kompetitif
  • Terdaftar dan diawasi resmi OJK
  • Proses mudah, cukup lewat aplikasi di smartphone

Yuk, mulai jadi Lender di UangMe sekarang. Download aplikasinya dan biarkan uangmu bekerja lebih produktif!

Banner Promosi Mobile

Wujudkan Tujuan Finansialmu, Mulai dari UangMe!

Dapatkan pinjaman tunai daring tanpa agunan langsung kapanpun dan di manapun. UangMe memberikan solusi keuangan cepat, aman, dan terpercaya mulai dari pengajuan hingga pencairan dana langsung ke rekeningmu. Proses 100% online, bunga kompetitif, dan keamanan data bersertifikasi internasional.

Tenor hingga 12 bulan dengan Bunga mulai dari 0.2%/hari
Berizin & diawasi OJK berdasarkan KEP-4/D.05/2021
Perlindungan data bersertifikat ISO 27001
RegulatorDownload Sekarang