Resmi! Tarif Listrik per kWh Juli 2026 Semua Golongan
Penulis: Diana | 14 Juli 2026


Ada kabar melegakan buat kamu yang lagi mengatur pengeluaran bulanan. Pemerintah resmi memutuskan tarif listrik PLN untuk triwulan III 2026, alias periode Juli sampai September, tidak mengalami kenaikan. Artinya, tagihan listrik rumah, tempat usaha, sampai kantor pemerintahan masih mengikuti tarif yang sama seperti periode sebelumnya.
Keputusan ini disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akhir Juni 2026. Alasannya, pemerintah ingin menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional dan daya saing industri di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.
Kenapa Tarif Listrik Tidak Naik?
Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, tarif listrik pelanggan nonsubsidi sebenarnya dievaluasi rutin setiap tiga bulan. Evaluasinya mengacu pada empat indikator ekonomi makro:
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (kurs)
- Harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP)
- Tingkat inflasi
- Harga Batu Bara Acuan (HBA)
Untuk penetapan triwulan III 2026, pemerintah memakai data realisasi Februari-April 2026: kurs rata-rata Rp16.959,32 per dolar AS, ICP 96,12 dolar AS per barel, inflasi 0,21%, dan HBA 70 dolar AS per ton. Menariknya, hasil perhitungan formula sebenarnya menunjukkan potensi kenaikan tarif. Tapi pemerintah memilih menahan tarif tetap demi menjaga kantong masyarakat.
Daftar Tarif Listrik per kWh Juli-September 2026
Tarif berikut berlaku 1 Juli hingga 30 September 2026, sama untuk pelanggan prabayar (token) maupun pascabayar. Bedanya cuma di metode pembayaran, bukan besaran tarifnya.
Tarif Listrik Rumah Tangga Nonsubsidi
| Golongan Pelanggan | Tarif per kWh |
|---|---|
| R-1/TR 900 VA (RTM) | Rp1.352 |
| R-1/TR 1.300 VA | Rp1.444,70 |
| R-1/TR 2.200 VA | Rp1.444,70 |
| R-2/TR 3.500 VA - 5.500 VA | Rp1.699,53 |
| R-3/TR 6.600 VA ke atas | Rp1.699,53 |
Tarif Listrik Bisnis, Industri, dan Pemerintah
| Golongan Pelanggan | Tarif per kWh |
|---|---|
| B-2/TR 6.600 VA - 200 kVA | Rp1.444,70 |
| B-3/TM & TT di atas 200 kVA | Rp1.114,74 |
| I-3/TM di atas 200 kVA | Rp1.114,74 |
| I-4/TT 30.000 kVA ke atas | Rp996,74 |
| P-1/TR (kantor pemerintah 6.600 VA - 200 kVA) | Rp1.699,53 |
| P-2/TM di atas 200 kVA | Rp1.522,88 |
| P-3/TR (penerangan jalan umum) | Rp1.699,53 |
| L/TR, TM, TT (layanan khusus) | Rp1.644,52 |
Tarif Listrik Pelanggan Subsidi
| Golongan Pelanggan | Tarif per kWh |
|---|---|
| 450 VA (subsidi) | Rp415 |
| 900 VA (subsidi) | Rp605 |
Catatan: pelanggan 900 VA kategori Rumah Tangga Mampu (RTM) dikenakan tarif nonsubsidi Rp1.352 per kWh.
Tips Hemat Tagihan Listrik Biar Cash Flow Aman
Walaupun tarif tidak naik, tagihan listrik tetap salah satu pos pengeluaran rutin terbesar rumah tangga. Beberapa cara simpel untuk menekan konsumsi listrik:
- Cabut charger dan peralatan elektronik dari stopkontak saat tidak dipakai, karena mode standby tetap menyedot listrik.
- Ganti lampu ke LED yang konsumsinya jauh lebih hemat dibanding lampu pijar.
- Atur suhu AC di 24-25 derajat dan rutin bersihkan filternya.
- Manfaatkan cahaya matahari di siang hari daripada menyalakan lampu.
- Untuk pengguna token, catat pembelian bulanan supaya tahu pola konsumsi dan bisa bikin budget listrik yang realistis.
Kebutuhan Mendesak di Tengah Bulan? UangMe Solusinya
Meski tarif listrik stabil, kebutuhan tak terduga bisa datang kapan saja, mulai dari tagihan yang menumpuk, biaya sekolah, sampai kebutuhan modal usaha. Kalau kamu butuh dana cepat dengan proses yang aman dan legal, UangMe bisa jadi pilihan.
UangMe adalah platform pendanaan peer-to-peer lending yang berizin dan diawasi OJK. Proses pengajuannya 100% online lewat aplikasi, pencairan cepat, dan limit hingga Rp20 juta. Download aplikasi UangMe sekarang di Google Play Store atau App Store dan ajukan sesuai kebutuhanmu. Ingat, pinjam secukupnya dan sesuai kemampuan bayar, ya!
FAQ Seputar Tarif Listrik Juli 2026
Apakah tarif listrik naik di bulan Juli 2026?
Tidak. Pemerintah menetapkan tarif listrik triwulan III 2026 (Juli-September) tetap, baik untuk pelanggan subsidi maupun nonsubsidi.
Berapa tarif listrik per kWh untuk daya 1.300 VA dan 2.200 VA?
Golongan rumah tangga R-1/TR daya 1.300 VA dan 2.200 VA dikenakan tarif Rp1.444,70 per kWh.
Apakah tarif token listrik prabayar dan pascabayar berbeda?
Tidak. Tarif per kWh sama sesuai golongan daya. Bedanya hanya cara bayar: prabayar beli token dulu, pascabayar bayar setelah pemakaian.
Kapan tarif listrik dievaluasi lagi?
Tarif nonsubsidi dievaluasi tiap tiga bulan. Evaluasi berikutnya untuk triwulan IV 2026, berlaku mulai Oktober 2026.














